E-Office

Reformasi birokrasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dilaksanakan dengan mengacu pada rencana strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2010- 2014 dan misi 5K Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai landasan perencanaan pelaksanaan program reformasi birokrasi. Di samping itu pelaksanaan reformasi birokrasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga harus dilandasi oleh prinsip efisiensi, efektivitas, akuntabilitas dan transparansi. Tiga strategi dasar yang akan menjadi arah pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah integrasi proses, berbagi sumber daya, dan mendapat sentuhan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Hasil dari rekayasa proses, simplifikasi, integrasi prosedur dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di bidang layanan persuratan adalah sebuah aplikasi berbasis web berupa aplikasi persuratan elektronik, yang dikenal dengan E-Office.

Aplikasi ini diharapkan dapat memangkas waktu pemrosesan sebuah surat dengan mengurangi alur kerja permrosesan dan memungkinkan pekerjaan pemrosesan sebuah surat, seperti pengiriman surat, memberi disposisi, melacak alur disposisi, memberikan laporan disposisi dan lain-lain, dilakukan di mana saja dan kapan saja selama terdapat koneksi internet.